Tutup poin 100BV itu mudah

Tutup point adalah hal yang layak pada bisnis M.LM, karena tutup point umumnya digunakan sebagai indikasi bekerja atau tidaknya seorang mitra. Ironisnya, justru sebagian orang menganggap tupo ini sebagai sebuah hal yang sukar. Tulisan ini akan menjawab keresahan tersebut.

Tutup point adalah target

Dalam setiap pekerjaan pastilah ada yang disebut dengan target, pekerjaan apapun itu. Termasuk juga MLM. Banyak orang beranggapan sukses di MLM berarti ongkang-ongkang kaki, makan uang dari downline, mungkin itu terjadi pada MLM lain, tapi tidak dengan K-Link. Di K-Link level tertinggipun tetap harus mencapai target tertentu, karena dengan target inilah kesinambungan bisnis ini terjaga. Hubungan antara pencapaian target tutup poin dengan kesinambungan bisnis akan kita bahas lebih lanjut.

Tutup poin itu kecil

Banyak orang merasa berat untuk menutup poin karena merasa harus melakukan penjualan yang cukup besar. Kenyataannya, target tutup poin yang ditetapkan K-Link adalah berkisar 100 – 400 poin/bulannya atau lebih kurangnya melakukan transaksi sebesar Rp 400rb – 1,7jt/bulan.

Kalau kita mau jujur, target penjualan Rp 400 ribu tersebut sangatlah kecil, 400 ribu per bulan kalau dibagi 30 hari, artinya sekitar Rp 14 ribu/hari, seorang pedagang asongan saja bisa lebih baik dari ini.

Hal kedua yang perlu kita ketahui adalah, keuntungan kita cukup besar, dari penjualan 400 ribu itu saja semisal, hanya kita baru bergabung maka keuntungan yang bisa dicapai adalah sebesar Rp 96 ribu, itu artinya sekitar 24% dari modal yang harus kita keluarkan.

Tutup poin itu terjadi dengan sendirinya

Kecemasan yang sering muncul adalah “saya bukan seorang penjual”, dan itu memang benar, tidak semua orang memiliki bakat menjual, tapi semua orang pasti bisa menjual, karena pada dasarnya untuk hidup kita harus menjual, hanya saja jenis yang dijual masing-masing orang berbeda. Itu artinya, setiap orang memiliki kemampuan untuk belajar sehingga mampu untuk menjual sesuatu yang kemudian mereka jadikan sebagai sumber penghidupan.

Menariknya di bisnis K-Link/apaitusehat.com, konsep menjual akan terjadi dengan sendirinya apabila kita melakukan apa yang telah diterapkan oleh K-System, yaitu:

  • Mempelajari produk melalui materi produk atau pelatihan product talk
  • Mengkonsumsi produk untuk kebutuhan pribadi
  • Melakukan edifikasi produk setiap saat

Kenapa ? karena produk-produk K-Link adalah produk-produk unggulan yang terbukti mampu memberikan banyak manfaat kepada orang lain. Banyak orang mengenal CHlorophyll dan OmegaSqua, tapi mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah produk K-Link. Itu artinya branding terhadap produk K-Link terjadi dengan sendirinya karena manfaat yang diberikan produk ini nyata.

Contoh Kasus

Berikut adalah contoh kasus mencapai 100BV

– Bulan 1: 1 Chlorophyll, 1 OmegaSqua, 1 Shampoo, 1 Body Shower dan 2 Spirulina
– Bulan 2: 1 Chlorophyll, 1 Kino, 1 Kopi dan 1 Spirulina

– Bulan 3:
Seharusnya dengan melakukan edifikasi terhadap produk-produk bulan 1 dan 2, bulan ke-3 sudah mulai memberikan hasil penjualan kepada kita, dan bila dilakukan secara kontinyu penjualan akan meningkat dengan sendirinya.

Kesimpulan

Mencapai 100BV target tutup poin K-Link itu adalah sangat mudah, asalkan mitra mau untuk mengikuti apa yang diajarkan oleh K-System

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: