GLORYA MUSIC BALAM 36 – Balam Sempurna, Riau

Penyakit Kanker dan Betakaroten

Betakaroten dan Penyakit Kanker

Tidak banyak orang peduli dengan berbagai masalah penyakit yang siap menyerang siapa saja.   Mungkin saja salah satunya termasuk Anda. Pola makan yang tidak sehat, ditambah jarangnya   berolahraga, menjadi pintu masuk berbagai masalah kesehatan ke dalam tubuh Anda.

Terdapat berbagai macam persoalan yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia, salah satunya   adalah pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Pada proses metabolisme normal, tubuh   memproduksi partikel kecil dengan tenaga besar yang disebut sebagai radikal bebas.

Radikal Bebas 

Secara teoritis, radikal bebas adalah bahan kimia yang memiliki satu atau lebih elektron tidak   berpasangan pada lapisan luarnya. Radikal bebas sangat reaktif, dan mudah bereaksi dengan   berbagai molekul lain seperti protein, lemak, karbohidrat, dan DNA (Deoxyribonucleic Acid).

Penyakit Kanker 
Penyakit kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh   yang berubah menjadi sel kanker. Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama   di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya.

Lebih dari 30% penyakit kanker dapat dicegah dengan cara mengubah faktor risiko perilaku dan pola makan penyebab penyakit kanker. Kanker yang diketahui sejak dini memiliki kemungkinan untuk mendapatkan penanganan lebih baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala dan risiko penyakit kanker sehingga   dapat menentukan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini yang tepat.

Apa itu Betakaroten?

Betakaroten merupakan senyawa karotenoid, atau pigmen yang memberikan warna pada tumbuhan yang dikenal memiliki efek antioksidan. Betakaroten juga dikenal dengan provitamin A, karena akan dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh. Betakaroten juga dikenal akan sifatnya yang antioksidan,   sehingga dapat melindungi sel dari kerusakan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang  mengonsumi banyak buah dan sayuran yang kaya vitamin betakaroten, memiliki risiko yang lebih  rendah terkena beberapa jenis penyakit kanker dan penyakit jantung.

Fungsi Betakaroten Untuk Kanker 

– Antioksidan dan meningkatkan aktivitas kekebalan

Dalam beberapa tahun terakhir, karotenoid termasuk betakaroten telah menerima sejumlah   besar perhatian sebagai senyawa potensial anti-kanker dan anti-penuaan. Betakaroten adalah antioksidan yang kuat, yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal  bebas. Betakaroten bekerja sebagai antioksidan karena sifatnya yang dapat menstabilkan radikal berinti karbon.

Selain itu, karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, betakaroten dapat   melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada oksigen dengan konsentrasi tinggi. Beta- karoten juga dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif   lebih lama dibandingkan vitamin  A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal   terhadap munculnya  kanker.

Mendorong komunikasi antar sel yang lebih lancar 

Selain sebagai antioksidan dan meningkatkan aktivitas kekebalan, karotenoid termasuk   betakaroten dapat merangsang komunikasi antar sel. Para peneliti sekarang percaya bahwa   komunikasi yang buruk antar sel mungkin menjadi salah satu penyebab pertumbuhan sel   yang berlebih, suatu kondisi yang akhirnya menyebabkan kanker. Dengan membangun   komunikasi yang baik antara sel, karotenoid dapat memainkan peranan dalam pencegahan   kanker.

Spirulina & Betakaroten
Spirulina merupakan mikroalga yang mengandung protein tinggi sekitar 55?70% dan sumber   mikronutrien (Phang, et al., 2000).

Kandungan Nutrisi

Spirulina memiliki beberapa karakteristik serta kandungan nutrisi yang cocok sebagai makanan   fungsional. Protein, asam lemak esensial, vitamin, mineral, dan klorofil serta fikosianin adalah   komponen yang terkandung di dalam Spirulina. Diyakini juga bahwa Spirulina bisa berfungsi sebagai   produk makanan penyembuh atau obat.

Spirulina mengandung karotenoid yang tinggi. Karotenoid tertinggi yang ditemukan di Spirulina   adalah betakarotein yang bisa dikonversi menjadi vitamin A dan vitamin B. Dengan demikian, 4 mg   kandungan gizi pada Spirulina sama dengan kandungan gizi yang terdapat pada 100 g sayuran segar.

Dengan banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari spirulina, maka sangat tepat apabila Anda   memasukkan Spirulina dalam daftar minuman harian Anda, salah satunya dengan mengonsumsi K-Liquid Organic Spirulina.


K-Liquid Organic Spirulina merupakan minuman yang kaya nutrisi yang berasal dari ganggang hijau   biru yang kaya protein, vitamin, mineral dan nutrisi lainnya.  Kandungan K-Liquid Organic Spirulina antara lain:

– Kadar protein 60 – 70 % terdiri dari asam amino esensial dan non esensial
– Mengandung GLA (Gama Linoleat Acid)
– Vitamin yang lengkap  : A, B kompleks, C dan E
– Mineral yang sangat membantu tubuh : Calcium, Magnesium, Chromium, Selenium, Copper,   Zinc dll
– Pigmen seperti chlorophyll, phycocyanin, dan betakaroten
– Enzym SOD
(Super Oxide Dismutase)
– UIE (Universe Induced Energy)

Dengan mengonsumsi K-Liquid Organic Spirulina, Anda dapat memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh Anda dengan mudah dan cepat, jadi tunggu apa lagi? Mari konsumsi K-Liquid Organic   Spirulina hari ini! (Angga/Marini)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: